web hit counter Sempat Viral karena Getok Harga, Pedagang PKL Malioboro Akan Digusur Pekan Ini - idhealt.com

Sempat Viral karena Getok Harga, Pedagang PKL Malioboro Akan Digusur Pekan Ini


idhealt.com
– Kawasan wisata Malioboro di Yogyakarta sempat viral sebab kejadian ‘Getok harga’ yang dijalankan pemilik warung tenda dan pecel lele di sana. Ternyata pekan ini pedagang PKL Malioboro akan digusur Sultan.

Sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Yogyakarta, kawasan Malioboro dikenal sebagai surganya para wisatawan.

Mulai berasal dari belanja sandang, oleh-oleh, sampai mencicipi makanan kaki lima bisa dilaksanakan di sini.

Ternyata kumpulan pedagang kaki lima (Pkl) di kawasan Malioboro udah ada semenjak 18 tahun silam atau tepatnya th 2004.

Selama hampir dua dasa warsa, kawasan Malioboro udah dipadati para PKL yang semakin membuatnya padat tak sekedar berasal dari kunjungan wisatawan yang berkunjung.

Sementara pagi hari, pedagang yang menjajakan sarapan juga dengan gampang dapat ditemui di sini. Misalnya penjual nasi pecel sampai beraneka pilihan sarapan mudah layaknya gorengan dan sebagainya.

Warung pecel lele yang viral 'nuthuk' harga di Malioboro Yogyakarta, Kamis (27/5/2021).

 

Memasuki malam hari, bakal banyak warung tenda yang buka berasal dari ujung ke ujung jalan Malioboro.

Sayangnya, sebagai salah satu destinasi wisata, tak menutup bisa saja akan ada oknum-oknum yang berusaha mengambil laba lebih berasal dari tingginya minat wisatawan di Malioboro.

Hal ini dibuktikan dengan persoalan getok harga yang pernah berlangsung di kawasan Malioboro.

Kisah getok harga fenomenal berjalan pada tahunan 2017, bertepatan dengan libur Lebaran dimana kawasan ini dipenuhi pengunjung.}

Mengutip detiknews (30/6), seorang konsumen yang merasa dirugikan mengunggah foto nota tagihan makanan di salah satu warung tenda lesehan.

Pada unggahan itu terlihat harga Rp 490 ribu untuk tujuh model makanan dan minuman.

Tak hanya tersebut suatu unggahan wisatawan di Tiktok juga pernah membagikan kisahnya yang mengalami getok harga selagi makan pecel lele di kawasan Malioboro th 2021 lalu.

Netizen dengan akun Tiktok @Aulroket ini mengungkapkan pada warung itu seekor ikan lele goreng dibanderol mencapai Rp 20 ribu belum terhitung nasi putih (Rp 7 ribu) dan lalapan dan juga sambal (Rp10 ribu).

Buntut berasal dari kejadian getok harga yang dijalankan pada pedagang kaki lima di Malioboro ini adalah tindak tegas berasal dari UPT Pengelolaan Kawasan Malioboro pada pemilik warung.

Mereka yang melaksanakan getok harga disanksi untuk mengembalikan uang pelanggannya,

Dilarang berjualan untuk saat, sampai warung-warung yang ditutup secara permanen implikasi ulah curangnya.

Tak hanya kisah getok harga, sebutan Malioboro kini lagi mencuat sesudah peraturan Sri Sultan Hamengku Buwono untuk tidak memperpanjang toleransinya pada pedagang kaki lima di Jalan Malioboro.

Mengambil ketetapan bulat, Sultan mengatakan bahwa semua PKL di kawasan Malioboro akan direlokasi per Januari 2022.

Setidaknya 1.700 PKL terdata untuk dipindahkan ke dua lokasi berbeda yaitu Gedung Bioskop Indra, Ngupasan dan beberapa akan dipindahkan ke bekas Kantor Gedung Dinas Pariwisata DIY untuk saat.

Baca juga : Manfaat Teknologi Informasi Dalam Kehidupan

“Ya menjadi, ya (Relokasi tetap jalan). Saya udah tunggu 18 tahun untuk pindah, menjadi enggal cuma mundur 3 tahun” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Sultan menyebutkan bahwa huma yang dipakai oleh PKL Malioboro untuk berjualan merupakan fasilitas milik toko dan pemerintahan yang tidak pantas untuk dipakai berjualan.

Namun anggota Komisi B DPRD Yogyakarta, Foki Ardiyanto, meminta supaya relokasi ini diundur sampai sesudah lebaran tahun 2022.

“Tuntutan mitra-mitra PKL tersebut kan tidak muluk-muluk. Cuman ingin tersebut (Relokasi) ditunda saja sesudah lebaran,” kata Foki di kantornya (24/1).

Penutup

Terima kasih sudah membaca artikel ini hingga selesai. Jangan lupa untuk selalu membagikan web site ini kepada teman kalian semua dan selalu tetap konsisten  mengunjungi idhealt.com.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.