web hit counter Ritual Mandi Tengah Malam “Ngabungbang” 14 Mulud, Masyarakat Palabuhanratu Pantai Selatan - idhealt.com

Ritual Mandi Tengah Malam “Ngabungbang” 14 Mulud, Masyarakat Palabuhanratu Pantai Selatan

idhealt.com – Di petik dari cerita masyarakat pesisir  pantai palabuhanratu, diawali para sesepuh jaman dulu “kolot baheula”,sampai sekarang ritual tersebuat di lakukan oleh masyarakat palabuhanratu ada juga masyarakat dari luar daerah palabuhanratu yang ikut meramaikan acara (Ngabungbang).

Ritual mandi tengah malam tersebut menjadi tradisi orang palabuhanratu, ada juga di luar
daerah palabuhanratu.

Ritual mandi tengah malam tersebut selalu di adakan setiap bulan mulud, jatuhnya pada tanggal 14 mulud. Di malam 14 waktu tengah malam  prosesi mandi yang di lakukan di pesisir pantai.

Apa arti dan makna mandi tengah malam yang di sebut “ngabungbang”
menyempurna kan ilmu katuragan dan ada juga yang memandikan barang pusaka

Di sini ada 2 tempat ritual mandi tengah malam “NGABUNGBANG.

1. PANTAI SUKAWAYANA


Konon katanya presiden pertama RI IR.SOEKARNO pernah melakukan ritual ngabungbang
di pantai sukawayana, pantai sukawayana ini adalah pantai yang mempertemukan antara sungai dan pantai selatan.Kenapa prosesi ritual mandi di pantai sukawayan?

Karena disana terdapat  7 sumur, yang secara kasat mata tidak terlihat oleh mata kita, yang bisa melihat  7 sumur tersebut hanyalah orang – orang tertentu yang berilmu tinggi.

2. PANTAI KARANG HAU


Di tempat ini lah di mulainya sejarah kerajaan ratu pantai selatan, ratu yang mengusai laut selatan ialah IBU RATU NYI RORO KIDUL .Disini juga terdapat 5 sumur yang di jadikan petuah oleh masyarakat palabuhanratu,ada sumur yang  dulu dipakai mandi ritual oleh ibu ratu nyi roro kidul ya itu sumur kobakan naga konon kalau mandi di sumur tersebuat hasiatnya awet muda dan asihan

Ada juga sumur kursi yang hasiatnya buat karismatik,biar cepet naik jabatan,dan ada juga sumur kembar buat di senangi orang dan buat jodoh

Sukabumi: Sensasi Therapi Air Panas Cisolok dan Pesona Pantai Karang Hawu

Dan masih banyak tempat ritual lainnya dan tempat wisata yang sering di kunjungi oleh wisata asing berbagai manca negara.

KESIMPULAN

Nah itu lah tempat yang sering masyarakat palabuhanratu mengadakan tradisi malam 14 mulud ngabungbang,mohon maaf jika ada kekurang mengenai artikel di atas,jika ada salah kata dalam mengucapkan nama tempat.

Berkunjunglah di pesona pariwisata geopark sukabumi dan jangan lupa kunjungi terus web.site kami idhealt.com ,terima kasih semoga kita di berikan kesehat amin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.