web hit counter Mulai 2022 Pelat Nomor Kendaraan Diganti Putih, Biayanya Ditanggung Siapa? - idhealt.com

Mulai 2022 Pelat Nomor Kendaraan Diganti Putih, Biayanya Ditanggung Siapa?


idhealt.com
– Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri langsung menerapkan kebijakan perubahan warna dasar pelat nomor kendaraan bermotor berasal dari semula warna hitam jadi warna putih.

Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus menyebutkan, perubahan warna dasar pelat nomor kendaraan tersebut akan direalisasikan secara bertahan tahunan ini.

Tak sekedar mengubah warna dasar, pelat nomor kendaraan juga dipasang chip spesifik atau Radio Frequency Identification (Rfid).

“Pemberlakuan perubahan warna pelat nomor kendaraan dan pemasangan chip ini akan dijalankan secara bertahap dengan diawali termin pengenalan,” kata Yusri diikuti lewat Instagram Humas Polri (@Divisihumaspolri), Senin (24/1/2022).

Menurut Yusri, perubahan warna pelat nomor kendaraan jadi putih bertujuan supaya kamera ETLE bisa menyorot angka pelat nomor secara paham.

“Perubahan pelat dasar hitam jadi putih dengan tulisan hitam ini mengikuti Aturan Kepolisian (Perpol) Nomor 07 Th 2021,” kata Yusri.

Baca Juga: Kasus Lansia Tewas Dikeroyok di Jaktim, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Sesudah itu, siapa yang menanggung biaya perubahan warna pelat itu?

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya tersebut menegaskan, perubahan warna pelat nomor kendaraan itu tidak akan membebankan biaya kepada penduduk.

Kata Yusri, perubahan warna dasar Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (Tnkb) atau pelat nomor kendaraan oleh Korps Lalu Lintas Polri udah dirumuskan dan direncanakan semenjak 2014.

Pada keterangan lain, Kasubdit STNK Korlantas Polri Kombes Taslim Chairuddin juga memastikan perubahan pelat dasar hitam tulisan putih jadi pelat dasar putih tulisan hitam tidak dipungut biaya.

Pergantian tersebut ditunaikan ketika tanda nomor kendaraan bermotor (Tnkb) telah tidak berlaku agar kudu diperbarui.

“Sehingga tidak membebani rakyat selagi pergantiannya dijalankan ketika TNKB tersebut udah dinyatakan tidak berlaku lagi (Misal ada perubahan, balik sebutan, dan sebagainya) dan/atau ketika jaman berlakunya TNKB udah habis dan/atau untuk kendaraan baru,” ujar Taslim dikutip berasal dari NTMC Polri, Selasa (25/1/2022).

Taslim mengatakan disparitas era berlaku TNKB tersebut jadi alasan pergantian pelat tidak bisa serempak. Nantinya, dia menyebut di jalanan akan terlihat warna-warni pelat hitam dan putih.
Lebih jauh, Taslim menjelaskan yang dimaksud TNKB udah saatnya diganti:

Satu, untuk kendaraan baru, yang kedua untuk kendaraan yang mengalami perubahan misalnya perubahan kepemilikan.

“Balik sebutan kan otomatis nopol yang lama dinyatakan tidak berlaku sebab nopolnya tersebut diganti otomatis TNKB juga diganti,” ujarnya.
Lalu, kendaraan yang Tnkb-Nya telah berlaku 5 th, artinya dia harus laksanakan regident supervisi perpanjangan STNK 5 tahun

“Nah, pada kendaraan yang perpanjangan STNK 5 tahun artinya Tnkb-Nya tersebut telah habis, Tnkb-Nya sebab habis era berlakunya maka materialnya juga kami ganti dengan material baru dengan warna dasar putih tulisan hitam,” katanya.

Taslim menegaskan pergantian pelat hitam ke putih akan menanti jaman habis Tnkb.
Dia mencontohkan pembelian kendaraan pada tahun 2021, supaya jaman berlaku TNKB kendaraan itu masih 4 tahunan.

Oleh sebab tersebut, pergantian pelat hitam ke putih kendaraan itu juga ditunaikan 4 tahunan sesudah itu mengikuti jaman habis Tnkb.

“Nah, saat kami sendiri tidak punyai anggaran untuk tersebut maka yang kami melaksanakan adalah tunggu hingga TNKB tersebut habis jaman berlakunya, artinya 4 tahun lantas baru kami ganti dengan warna dasar putih tulisan hitam,” katanya.

Dasar Perubahan Warna Pelat Kendaraan

Perubahan warna dasar pelat nomor kendaraan tersebut tertuang di dalam Aturan Polisi Nomor 7 Th 2021 yang ditetapkan di Jakarta lepas 5 Mei 2021 ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Adapun Aturan Kepolisian Nomor 7 Tahunan 2021 Berkenaan Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor dan menggantikan Ketetapan Kepala Kepolisian Nomor 5 Tahunan 2012 terkait Registrasi Kendaraan dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Di dalam Ketetapan Kepolisian Nomor 7 Th 2021 perihal Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (Ranmor), perubahan warna pelat nomor kendaraan itu tertulis didalam Pasal 45, yakni:

(1) TNKB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (1) berwarna dasar:

a. putih, tulisan hitam untuk Ranmor perseorangan, badan hukum, PNA dan Badan Internasional;

b. kuning, tulisan hitam untuk Ranmor umum;

c. merah, tulisan putih untuk Ranmor instansi pemerintah; dan

d. hijau, tulisan hitam untuk Ranmor di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(2) Warna TNKB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambahkan tanda khusus untuk Ranmor listrik yang ditetapkan dengan Keputusan Kakorlantas Polri.

(3) TNKB dipasang pada tempat yang disediakan di bagian depan dan belakang ranmor yang mudah terlihat dan teridentifikasi

(4) Standardisasi spesifikasi teknis TNKB ditetapkan dengan Keputusan Kakorlantas Polri.

(5) Pengadaan material TNKB diselenggarakan secara terpusat oleh Korlantas Polri.

Penutup

Terima kasih sudah membaca artikel ini hingga selesai. Jangan lupa untuk selalu membagikan web site ini kepada teman kalian semua dan selalu tetap konsisten  mengunjungi idhealt.com.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.