web hit counter Jenis Ular Sawah yang Berbahaya - idhealt.com

Jenis Ular Sawah yang Berbahaya

idhealt.com – Ular sawah merupakan salah satu hewan yang bisa kamu temukan dengan mudah sehari-hari. Meski begitu, kamu tetap harus mewaspadai hewan ini karena ada jenis ular sawah yang berbahaya.

Jika tidak berhati-hati, maka bisa saja kamu terkena gigitan ular ini. Lalu, apa saja jenis ular yang penting untuk diwaspadai? Dan bagaimana cara menghambat ular masuk rumah? Inilah ulasan lengkapnya.

6 Jenis Ular Sawah yang Harus Diwaspadai

Jika bertemu lebih dari satu ular sawah berikut, pastikan Kamu berhati-hati. Inilah daftar lengkapnya:

1. Ular Sanca Kembang

Jenis ular yang pertama adalah sanca kembang atau python reticulatus. ular ini tersebar di kawasan Bangladesh, Asia Tenggara, hingga dengan Papua Nugini.

LIHAT JUGA

Sanca kembang udah sangat familiar bagi para petani sebab memang seringkali muncul di daerah persawahan.

Tak sekedar di sawah, sanca kembang juga mendiami lingkungan hutan tropis dan juga padang rumput.

Meski tidak miliki bisa, kamu harus tetap sangat berhati-hati ketika bertemu sanca kembang.

Pasalnya, ukuran tubuhnya yang besar bisa melilit benda apapun dengan sangat kuat, apalagi bisa membawa dampak kematian.

Ukuran berasal dari sanca kembang memang sangat besar dengan panjang bisa mencapai 6 meter dan berat hingga ratusan kilogram.

Seringkali sanca kembang memanfaatkan air yang ada di sekitarnya untuk menyamarkan diri sesudah itu baru menyergap mangsanya.

2. Ular Weling

Ular sawah pada akhirnya yang bisa sangat mematikan adalah ular weling atau ulo weling. jenis ular yang satu ini punya sebutan latin bungarus candidus dan miliki bisa yang sangat beracun.

Sebenarnya berasal dari segi ukuran ular weling termasuk didalam golongan yang tengah yakni hanyalah berkisar 1,5 meter saja.

Semata-mata saja, bahaya bisanya memang sangat mematikan siapapun termasuk manusia.

Bahkan ular ini miliki norma untuk aktif pada malam hari, agar akan sangat sulit bagi kamu untuk lihat dan memprediksi kehadirannya.

Karakteristik khas berasal dari weling adalah warna tubuhnya yang hitam putih, kepala berwarna hitam, dan bagian ekor berwarna putih.

Jika kamu melewati gorong-gorong air, bangunan terbengkalai, persawahan, dan sisi jalanan setapak maka harus berhati-hati. Karena habitat orisinil ular ini adalah pada lingkungan yang lembab dan terbengkalai.

3. Ular Jali

Ular jali punyai julukan latin ptyas korros atau indo-chinese Rat Snake. Jenis ular ini tersebar di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Warna tubuhnya adalah seperti perak, abu-abu, atau berwarna coklat orange. Ketika masuk usia dewasa, ukuran tubuh ular jali bisa mencapai 2 meter panjangnya.

Kamu juga bisa memirsa warna kuning pada bagian belakang tubuh dan juga ekor ular dan punya gradasi warna hitam. Saat bagian perutnya punyai warna kuning muda.

Ular jali memang tidak miliki bisa yang mematikan, tetapi gigitannya tetap berbahaya dan bisa memicu demam pada manusia.

Umumnya ular jali tinggal di area persawahan luas. Makanan utamanya adalah kadal, tikus, dan juga katak.

Konduite ular ini juga lebih aktif di siang hari agar jika kamu kebetulan tengah ke sawah pada siang hari, pastikan mewaspadai ular ini ya.

4. Ular Pucuk

Jenis ular sawah yang harus kamu waspadai pada akhirnya adalah ular pucuk atau ahaetulla prasina. Ular ini merupakan salah satu model ular pohon yang miliki ukuran tubuh yang ramping dan kecil.

Julukan pucuk berasal berasal dari bentuk tubuhnya yang terlihat seperti pucuk flora yang berwarna hijau terang.

Persebaran ular ini adalah di wilayah Asia Tropis dan bisa tumbuh hingga 2 meter panjangnya. Meski begitu, ular pucuk memang tidak miliki bisa yang berbahaya hingga mengakibatkan kematian.

Bisa berasal dari ular pucuk sekedar miliki daya yang lemah dan tidak berbahaya untuk manusia.
Sebagian tahun belakangan, ular pucuk juga jadi salah satu reptil yang jadi peliharaan para fans hewan lho.

pasalnya warna tubuh ular pucuk memang terlihat terang dan eksotis. Makanan utamanya adalah hewan amfibi terutama katak dan pohon dan juga beraneka reptil berukuran kecil.

5. Ular Sendok Jawa

Jenis yang satu ini kemungkinan akan sangat populer bagi penduduk Indonesia. Tidak cuman sebab bentuknya yang unik, juga terkenal akan bisanya yang berbahaya.

naja sputarix atau ular sendok jawa juga populer dengan julukan kobra jawa. Keunikan jenis ular ini adalah bagian tulang kepala hingga rusuk yang bisa mekar seperti tudung atau sendok jika ia merasa terancam.

Panjang tubuhnya lebih kurang 1,3 meter hingga 18 meter dan berwarna kekuningan, kehitaman, ataupun coklat. Ular kobra jawa terkenal akan bisanya yang berbahaya bagi manusia.

Ia tidak akan segan dan takut untuk mengeluarkan bisa ketika merasa terancam. Menjadi pastikan kamu menghindari ular ini dan jangan hingga membuatnya merasa takut dikarenakan justru bisa mengakibatkan ular kobra jawa menggigit.

6. Ular Bandolan Tutul

Jenis ular sawah kelanjutannya adalah bandolan tutul atau fowlea favipunctatus. ular bandolan tutul bisa kamu temukan dengan mudah di daerah persawahan.

Warna tubuhnya adalah coklat hingga hijau zaitun dan punyai corak kotak pada sepanjang bagian tubuhnya.

Jika kamu memperhatikan maka akan terdapat garis lateral yang membentang pada bagian mata dengan bentuk garis seperti huruf V.

Makanan utama berasal dari bondolan tutul adalah katak, ikan, dan juga tikus. Tidak selalu di siang hari, bandolan tutul juga tetap aktif melacak mangsa di malam hari.

Cara Mencegah Ular Masuk Rumah dan Penanganan Jika Tergigit

Sesudah paham sebagian jenis ular sawah yang berbahaya, maka Kamu juga harus laksanakan pencegahan. Terutama menghambat sehingga ular sawah tidak hingga masuk ke rumah.

Pasalnya, ular sawah akan sangat berbahaya jika masuk ke tempat rumah dan kamu tidak mempunyai memadai waktu untuk menghindarinya, bahkan di malam hari. Inilah lebih dari satu cara pencegahan yang bisa kamu tempuh:

1. Jangan Membuat Tempat yang Bisa Menjadi Tempat Sembunyi Ular

Ular sawah akan menyukai lokasi yang gelap, lembab, dan punyai celah sebagai area sembunyi. Jika kamu mempunyai lokasi seperti itu, maka bisa menjadi ular akan mampir dan menjadikan area itu sebagai lokasi persembunyian.

Seperti misalnya tumpukan kayu, gorong-gorong, atau lokasi yang gelap dan berair lainnya.
Sebagai solusi, selalu pastikan Kamu tidak mempunyai lokasi yang tersembunyi dan berair.

Juga selalu bersihkan daerah rumah terutama gorong-gorong dengan rutin agar tidak jadi persembunyian ular. Hilangkan genangan air dan tumpukan sampah supaya lingkungannya tidak lembab.

2. Pakai Bahan yang Ular Benci

Kamu juga bisa menggunakan lebih dari satu bahan tertentu yang disebar pada lebih kurang rumah sehingga ular menjauh.

Sebagian bahan yang tidak ular sukai adalah sulfur, minyak cengkih, kayu manis, bawang merah, bawang putih, amonia, cuka, jeruk nipis, dan napthalene.

sebarkan salah satu dari satu bahan itu secara seluruhnya di tempat rumah. Terutama pada
area-daerah yang berpotensi jadi jalan masuk ular.

3. Pastikan Rumah Bersih dari Mangsa Ular

Mangsa utama berasal dari ular sawah adalah hewan-hewan kecil seperti kodok, tikur, burung,
dan bermacam jenis serangga lainnya.

Jika rumah kamu terdapat hewan-hewan itu maka bisa menjadi ular akan mendatangi rumah karena ada mangsa mereka. Untuk itu, selalu pastikan rumah higienis berasal dari adanya
hewan-hewan itu.

4. Penanganan Jika Tergigit Ular Sawah

Lalu bagaimana jika terkena gigitan ular? Maka kamu harus sgera memberikan penanganan pertama. Inilah lebih dari satu langkah yang bisa ditempuh:

  • Jika ada bagian gigi ular yang tertinggal di luka gigitan, segera ambil apabila memungkinkan
  • Tekan luka secara langsung menggunakan perban steril atau kain bersih agar pendarahan berhenti dan racun tidak menyebar
  • Segera cuci luka dengan menggunakan air mengalir dan sabun. Cuci sampai bersih dan biarkan dibawah aliran air selama beberapa menit
  • Olesi bagian luka dengan krim antibiotik dan segera minum obat anti nyeri
  • Apabila muncul gejala yang lebih serius seperti sulit bernapas, muntah, mual, penglihatan kabur, mati rasa dibagian tubuh tertentu, bengkak, dan peningkatan detak jantung, segera bawa ke Rumah Sakit (RS) terdekat. Dengan begitu, luka gigitan segera mendapatkan penanganan medis dan meminimalisir bahaya.

Nah sobat semuanya, itulah sebagian jenis ular sawah dan cara untuk mencegahnya masuk ke rumah. Pada dasarnya, ular sawah bisa sangat membahayakan untuk manusia.

Untuk itu, sebisa barangkali selalu waspada terutama jika kamu pergi ke tempat persawahan.

Apabila rumah kamu dekat dengan persawahan, maka gunakan cara-cara yang udah kita tuliskan sehingga ular tidak mendekat ke tempat rumah.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.