web hit counter Foto-foto Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Diduga Perbudakan - idhealt.com

Foto-foto Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Diduga Perbudakan


idhealt.com
– Kerangkeng memuat manusia ditemukan di rumah Bupati Langkat Terbit Planning Perangin-Angin. Temuan tersebut sudah dilaporkan Migrant Care ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Senin (24/1/2022).

Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayat, pelaporan itu dilaksanakan sebab kerangkeng manusia itu kuat diduga sebagai alat penyiksaan dan juga perbudakan.

Ia mengatakan, Migrant Care meraih foto-foto bukti kerangkeng manusia di rumah sang bupati berasal dari penduduk.


Diduga, kata dia, kerangkeng tersebut digunakan sebagai area bagi para pekerja kelapa sawit milik Bupati Langkat Terbit Planning Perangin-Angin.

“Kerangkeng tersebut dibangun untuk pekerja kebun sawit si bupati, semacam penjara di rumah. Kerangkeng tersebut untuk menampung para pekerja sehabis mereka bekerja,” kata Anis.

Tak hanya tersebut, kata Anis, para pekerja diduga disiksa sampai tidak diberi makan. Tak hanyalah tersebut, para pekerja juga tidak diizinkan membuka alat komunikasi.

“Lebih-lebih, dilaporkan juga mereka tidak pernah digaji selama bekerja,” kata Anis.


Ada sejumlah luka implikasi pukulan pada pekerja yang menghuni kerangkeng itu. Soal makan, para pekerja sekedar diberikan dua kali di dalam sehari.

“Kepala area seharusnya melindungi warga, tetapi justru melaksanakan kejahatan, melanggar prinsip Ham,” tegasnya.


Rehabilitasi narkoba

Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak, memberi tambahan keterangan berbeda berasal dari Anis Hidayat.

Panca membenarkan adanya temuan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat Terbit Planning Perangin-Angin.

“Ada area menyerupai kerangkeng, memuat 3-4 orang pada sementara tersebut. Namun sebenarnya berasal dari pendataan, bukan 3-4 orang. Kita dalami persoalan kenapa ada kerangkeng,” kata Panca.

Hasil pendalaman pihak kepolisian, kata Panca, daerah menyerupai kerangkeng merupakan area rehabilitasi narkoba.


“Yang dibuat oleh bersangkutan secara pribadi dan telah terjadi selama 10 tahun. Digunakan untuk merehabilitasi korban narkoba,” ujarnya.

Panca mengatakan, kerangkeng tersebut tidak ada izinnya, sekedar bekerja mirip dengan puskesmas setempat untuk pelayanan kebugaran orang yang direhabilitasi.

Dia juga menjawab adanya inovasi sejumlah orang yang berada di di dalam kerangkeng didalam keadaan memar-memar.

“Kemarin tersebut saya tanya anggota di lapangan kok bisa memar. Tersebut implikasi berasal dari sebab biasanya melawan dan dia baru masuk dua hari, kita akan konsisten dalami,” jelasnya.


Panca menjelaskan, selama orang yang direhabilitasi mulai membaik maka akan dipekerjakan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari rumah tangga Bupati Langkat, layaknya pergi ke pasar dan lainnya. Apakah mendapat upah?

“Saya belum dapat namun ini kan rehab, siapa yang digaji siapa yang menggaji didalam hal ini gitu ya, tetapi yang sadar kami masih dalami seluruh.”

Penutup

Terima kasih sudah membaca artikel ini hingga selesai. Jangan lupa untuk selalu membagikan web site ini kepada teman kalian semua dan selalu tetap konsisten  mengunjungi idhealt.com.

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.