web hit counter Cara Merawat Reptil Bunglon - idhealt.com

Cara Merawat Reptil Bunglon

idhealt.com – Siapa diantara sobat yang merupakan pengagum reptil seperti bunglon? Jika iya, apakah kamu juga memeliharanya? Ya, meski terdengar asing nyatanya ada banyak orang yang menjadikan bunglon sebagai hewan kesayangan mereka lho. cara merawat bunglon sendiri sebenarnya tidak sangat sulit. Lalu seperti apa cara perawatannya? Yuk, simak informasinya berikut ini!

BACA JUGA

Cara Merawat Reptil Bunglon

1. Kenali Karakteristik dan Sifat Bunglon

Ketika kamu memutuskan untuk memelihara reptil yang satu ini, maka kenali ciri dan karakter bunglon dahulu. Hal ini terbilang penting agar kamu bisa memberikan perawatan yang maksimal. Setidaknya, ada 2 (Dua) ciri dominan yang bisa kamu kenali berasal dari bunglon, yaitu:

  • Pemalu dan Rawan Stress

Bunglon adalah hewan reptil yang pemalu dan rawan stress. Ini menyebabkan Kamu harus ekstra berhati-hati dan sebisa barangkali menjaganya. Apabila Kamu tidak memberi perhatian ekstra pada hal ini, maka bunglon bisa mudah sakit.

Sebisa bisa saja jangan selalu memaksa untuk memegang bunglon ketika ia tengah istirahat atau memang tengah tidak mau untuk dipegang. Tak sekedar itu, dekati bunglon secara perlahan dan jangan sangat militan.

Ketika menyentuhnya, hindari juga berasal dari arah atas sebab justru membuatnya merasa terancam. Arah atas mengingatkan bunglon seperti predator alami mereka di alam liar yaitu burung.

  • Bukan Hewan yang Manja

Perlu kamu pahami juga bahwa bunglon bukanlah hewan yang manja dan senang meraih perhatian berlebihan. Sebaliknya, ia adalah hewan yang soliter.

Meski ada lebih dari satu peliharaan bunglon yang manja, tapi butuh waktu yang lama supaya bisa membuatnya dekat dengan pemiliknya. Ketika tidak nyaman, bunglon umumnya akan memberikan tanda.

Contohnya seperti mengubah warna tubuh mereka, menganga, sampai menjauh. Apalagi ia tidak segan untuk mengigit apabila merasa terancam. Ketika memegang, maka pastikan ia tidak menunjukan penolakan dan tidak militan.

2. Membuat Kandang yang Nyaman

Salah satu cara merawat bunglon yang tepat adalah dengan mengakibatkan kandang senyaman bisa saja. Sebagai reptil yang mudah stress, bunglon harus punyai kandang dengan lingkungan yang tenang dan jauh berasal dari keramaian.

Lantas pastikan juga untuk memicu kandang dengan ukuran setidaknya 3 kali berasal dari besar tubuhnya.  Tujuannya agar bunglon tetap bisa bergerak dengan baik meski di di dalam kandang.
Lantas, hindari meletakkan kandang bunglon di dekat ventilasi.

Mengapa? Dikarenakan jika sangat panas dan benar-benar dingin maka kesehatannya akan rawan. Area kandang di area yang teduh, tidak sangat panas, dan tidak benar-benar dingin.
Lalu apa bahan paling baik untuk kandang bunglon? Jawabanya adalah kaca.

Kaca akan mempunyai jendela dan pencahayaan yang baik untuk bunglon. Kamu juga bisa beri tambahan sebagian benda lain yang bisa tingkatkan kenyamanan di didalam kandang. Misalnya seperti ranting maupun flora. Dengan mengakibatkan kandangnya seperti di alam, maka bunglon akan merasa lebih nyaman.

3. Perhatikan Suhu dan Pencahayaan

Sebagai hewan reptil, maka suhu akan sangat berpengaruh pada kenyamanan sekaligus kesehatannya. Termasuk jika kamu memelihara bunglon, maka harus bisa mengatur dan mempertahankan suhu tubuhnya.

Usahakan untuk mengakibatkan bagian bawah kandang selalu dingin dan sejuk, saat bagian atasnya miliki hawa yang hangat. Di siang hari suhu paling baik untuk kandang bunglon adalah kurang lebih 21 hingga 27 derajat celcius untuk bagian bawahnya.

Waktu untuk bagian atas, kira-kira 27 hingga 38 derajat celcius. Pada malam hari, secara total
suhu kandang harus berada pada rentang 18 hingga 21 derajat celcius. Kamu juga bisa memasang lampu UVB di di dalam kandang untuk mempertahankan suhunya agar lebih stabil.

Setidaknya tiap tiap hari lampu UVB harus menyala selama 10 jam lamanya. Keberadaan
sinar UVB juga membantu penyerapan kalsium di didalam tubuh bunglon jadi lebih maksimal. Sedangkan untuk kelembapan kandang, paling tidak harus berada pada kisaran angka 65
hingga 80%.

4. Perhatikan Asupan Nutrisinya

Cara merawat bunglon kelanjutannya adalah dengan menyimak asupan nutrisinya. Makanan dan minuman memang akan sangat berpengaruh pada kesehatan hewan peliharaan kamu, apapun itu jenisnya. Maka berasal dari itu, usahakan untuk memberikan yang paling baik lewat makanan dan minuman, seperti berikut:

  • Makanan Bunglon

Bunglon akan menggunakan lidahnya untuk menangkap mangsanya yang berupa invertebrata kecil maupun tumbuhan. Kamu bisa memberikan makanan pada bunglon berupa jangkrik, wax worm, superworm, ulat bambu, hingga dengan kecoa dan membelinya di toko pakan hewan.

Jika ingin berhemat waktu dan anggaran, Kamu juga bisa memelihara sendiri beraneka pakan bunglon itu. Untuk porsi makan, bisa Kamu sesuaikan dengan keperluan bunglon dan berikan sampai ia merasa kenyang.

Tapi jangan memberikan pakan benar-benar banyak sebab jika tidak habis, pakan itu bisa membusuk dan mengotori kandang. Untuk itu, jika Kamu memirsa bunglon telah kenyang, langsung bersihkan residu makanannya.

Sesekali kamu juga bisa memberikan asupan berupa sayuran hijau. Namun ingat, jangan memberi bunglon sayuran kubis, selada, dan bayam. supaya lebih sehat dan nutrisinya terpenuhi, kamu juga bisa memberikan suplemen atau vitamin untuk bunglon tiap-tiap 2 minggu sekali.

  • Minum

Sejatinya, reptil seperti bunglon tidak membutuhkan benar-benar banyak air untuk tubuhnya. Kamu juga tidak perlu memberikan wadah minuman di didalam kandangnya. Ketika ingin memberi minum, ada lebih dari satu cara alternatif yang bisa kamu melaksanakan.

Pertama adalah dengan memberikan air minum di mainan air terjun di di dalam kandang, apabila Kamu memang membangun mainan itu. Mainan ini biasanya akan memicu bunglon tertarik untuk minum.

Akan namun jika tidak ada mainan, kamu bisa memilih opsi alternatif lain. Cara kedua adalah dengan menyemprotkan air pada daun flora yang ada di di dalam kandang bunglon. Dengan cara ini, bunglon akan menganggap bahwa air itu adalah embun dan membuatnya aktif melacak air itu.

5. Senantiasa Menjaga Kebersihan Kandang

Kebersihan kandang juga harus senantiasa Kamu memperhatikan karena inilah yang akan menentukan kesehatan bunglon. Usahakan untuk membersihakan kandang secara rutin agar tidak ada bakteri dan virus yang berkembang di dalamnya. Untuk membersihkan kandang, caranya adalah seperti berikut:

  • Buat racikan larutan pembersih kandang yang terbuat dari campuran sedikit sabun cuci piring dengan air bersih
  • Setelah itu pindahkan bunglon terlebih dahulu dari kandangnya supaya ia tidak merasa terganggu dan stress
  • Kemudian semprotkan cairan pembersih tadi ke seluruh permukaan kandang sampai bersih, kecuali bagian tanamannya
  • Setelah itu keringkan kandang dengan menggunakan tisu kering. Ulangi proses lap kandang dengan menggunakan cairan air hangat  yang Anda campur dengan cuka dan baking soda. Lap secara menyeluruh dan merata
  • Bilas kandang dengan menggunakan air bersih dan lap lagi secara merata dan keringkan kandang
  • Apabila ada sisa makanan yang menumpuk, silahkan ganti alas kandangnya
  • Ulangi membersihkan kandang setiap 1 atau 2 minggu sekali supaya kandangnya selalu bersih

6. Buat Interaksi dengan Bunglon

Meski tidak sangat puas dipegang, bukan penting kamu tidak bisa membangun kedekatan serupa sekali dengan bunglon. Kamu tetap bisa mendekatkan diri dengan bunglon dengan cara yang simple. Contohnya seperti mencoba memberinya makan dengan tangan.

Sehabis dirasa bunglon udah yakin sepenuhnya dengan kamu, baru kamu bisa memegang dan menggendong bunglon ketika ingin menjemurnya dibawah sinar matahari. Sinar matahari memang sangat baik untuk bunglon supaya tubuhnya selalu sehat, maka berasal dari itu usahakan untuk menjemurnya secara rutin.

7. Waspada Penyakit Pada Bunglon

Cara merawat bunglon yang paling akhir adalah mewaspadai penyakit yang bisa menyerangnya. Salah satu penyakit yang bisa berbahaya untuk bunglon adalah kekurangan vitamin A dan kalsium sebab pola makan yang buruk. Untuk itu selalu pastikan jika pola makannya baik dan tidak kekurangan nutrisi.

Jika bunglon membuktikan gejala turunnya nafsu makan, kotoran yang berair, kerap bersembunyi, sendi bengkak, sampai penurunan berat badan, maka langsung bawa bunglon ke dokter hewan. Tujuannya supaya bisa langsung beroleh diagnosa dan penanganan yang tepat.

Nah sobat agribisnis, itulah sebagian cara merawat bunglon yang bisa kamu jadikan referensi. Kunci utama perawatan bunglon adalah sebisa bisa saja tidak membuatnya stress. Dengan begitu, ia bisa berumur panjang, sehat, dan jinak. Menjadi apakah kamu tertarik untuk memelihara reptil yang satu ini?

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.