web hit counter Bagaimana Cara untuk Klaim Asuransi Kesehatan, yuk Pahami Caranya! - idhealt.com

Bagaimana Cara untuk Klaim Asuransi Kesehatan, yuk Pahami Caranya!

idhealt.com – Lebih dari satu orang kemungkinan memilih asuransi kesehatan untuk membantu kami didalam proses pengobatan saat sakit dan asuransi lah yang akan menanggung tiap-tiap biaya pengobatan rumah sakit.

Pemerintah kini tengah gencar mengadakan program asuransi yang dapat membantu rakyat khususnya penduduk tidak dapat untuk bisa jalankan pengobatan. Asuransi kesehatan memang dinilai mempunyai lebih dari satu kegunaan yakni sangat membantu kami didalam melaksanakan pengobatan terutama yang butuh biaya besar seperti tindakan operasi.

Tidak sedikit berasal dari mereka yang kesulitan melacak dana pengobatan dengan biaya memadai tinggi. Maka berasal dari itu, rakyat kini tengah beralih untuk mengikuti program asuransi kesehatan berasal dari pemerintah yang dapat membantu untuk laksanakan pengobatan apapun.

LIHAT JUGA

Meski saat ini sudah banyak yang mempunyai asuransi tapi beberapa berasal dari mereka
lebih lebih tidak cukup tahu atau menyadari tentang mekanisme mengklaim asuransinya. Meski mekanisme itu udah dijelaskan oleh agennya dan tertulis memahami di dalam buku polis. Untuk itu kami perlu jelas lagi cara dan mekanisme untuk mengklaim asuransi kami.

Bagaimana Cara untuk Klaim Asuransi Kesehatan

Di bawah ini ada lebih dari satu cara yang bisa ikuti untuk mengklaim asuransi.

1. Pastikan untuk Selalu Membayar Premi

Saat kami memutuskan untuk punya asuransi kesehatan, ada baiknya untuk mempertimbangkan terkait iuran pertanggungan asuransi yang harus dibayar tiap-tiap bulannya. Pastikan supaya penghasilan bulanan kami dapat memenuhi untuk membayar setoran asuransi kesehatan.

Dengan memperhitungkan sebelumnya supaya kami bisa membayar iuran pertanggungan asuransi bulanan itu dan dijadikannya sebagai pengeluaran yang wajib tiap-tiap bulannya.

Jika kami tidak membayar iuran pertanggungan asuransi secara berkala tiap-tiap bulan maka sebuah saat hal itu akan jadi beban tagihan yang memadai tinggi dan akan memberatkan kami. Dengan begitu, pastikan sehingga polis kami tidak ada yang bolong atau lupa membayar iuran pertanggungan asuransi bulanan.

2. Pastikan Masa Aktif Asuransi Telah Lebih dari 30 Hari

Banyak berasal dari perusahaan asuransi menetapkan masa aktif asuransi itu sesudah 30 hari. Untuk itu, jika tidak cukup berasal dari 30 hari, maka jika kami hendak akan laksanakan pengobatan ke rumah sakit barangkali besar tidak akan diterima atau ditolak, jikalau jika didalam situasi mendesak seperti kecelakaan. Maka sebelumnya kami harus memastikan bahwa masa aktif atau umur polis telah lebih berasal dari 30 hari semenjak mengajukan untuk mengikuti asuransi kesehatan itu.

3. Pastikan untuk Membaca Klausul Pengecualian

Sesudah kami formal miliki asuransi kesehatan dan memperoleh polis, maka ada sebagian hal yang harus diperhatikan. Misalnya saja membaca polis pada klausul klausul dispensasi.

Berikut ini lebih dari satu contoh isi berasal dari klausul dispensasi itu yang tertera pada polis.

  1. Untuk penyakit yang bersifat kritis seperti jantung koroner dan 34 penyakit kritis lainnya, baru bisa untuk diklaimkan minimal setelah 6 bulan. Dengan begitu jika kita sebelumnya telah memiliki penyakit jantung sebaiknya jangan terburu-buru untuk mengklaimnya, cobalah menunggu 6 bulan hingga 1 tahun baru kita bisa mengklaim.
  2. Untuk penyakit yang memang sudah ada sebelumnya, baik kita ketahui atau tidak maka perusahaan asuransi tidak akan menanggungnya. Misalnya untuk penyakit penyakit bawaan lahir.
  3. Setelah itu pastikan kita untuk mengecek plafon asuransi yang telah disediakan untuk kita. Plafon ini berisi jatah biaya medis maksimal yang akan ditanggung oleh asuransi selama kita dirawat. Jika menggunakan biaya rawat lebih dari yang ditetapkan maka kita harus membayar kembali untuk kekurangannya.

4. Bagaimana Jika Kita  Mendadak Sakit?

  1. Jika pada kartu asuransi terdapat nomor SOS internasional maka telponlah untuk menanyakan rumah sakit terdekat yang bisa kita rujuk.
  2. Setelah mendapatkan rujukan rumah sakit, biasanya pihak rumah sakit akan bertanya apakah ruangan rawat akan sesuai dengan plafon atau lebih tinggi. Jika kita memang bisa menambah kekurangannya tidak masalah jika memilih lebih tinggi dari plafon kita.
  3. Umumnya asuransi rumah sakit menggunakan kartu dan dengan kartu itu sehingga kita melakukan pengobatan rawat inap dengan gratis alias tidak mengeluarkan sepersenpun karena semuanya telah ditanggung oleh asuransi.

5. Bayar Belakangan (Reimbursement)

Didalam asuransi kesehatan, ada metode reimbursement atau bayar belakangan. Supaya saat melaksanakan pengobatan, kami harus membayar sendiri biaya pengobatan itu terlebih dahulu, tetapi biaya itu akan diganti di akhir oleh pihak asuransi.

Berikut di bawah ini mekanisme berasal dari reimbursement.

  1. Dalam metode reimbursment, ada 2 tipe bentuk dari klaim, yakni form klaim nasabah terhadap perusahaan asuransi, dan yang kedua form Surat keterangan Dokter yang merawat.
  2. Saat hendak ke rumah sakit pastikan untuk membawa kedua form tersebut dan berikan kepada susternya kemudian mereka yang akan mengisi dengan disertai cap rumah sakit.
  3. Setelah selesai, kita akan mendapatkan kuitansi tagihan atas pengobatan yang kita lakukan dari rumah sakit tersebut, pastikan untuk mem-fotocopy kuitansi tersebut serta meminta rumah sakit untuk melegalisasi, karena kuitansi asli nantinya akan diminta oleh pihak asuransi.
  4. Setelah pulang dari rumah sakit, kita akan memiliki 3 buah dokumen, dua buah form klaim serta satu kuitansi. Setelah itu kemudian kita bisa melengkapinya dengan fotokopi KTP dan fotokopi buku rekening. Dokumen dokumen tersebut kemudian berikan pada bagian departemen klaim asuransi yang bersangkutan. Kita bisa memonitor prosesnya melalui telpon dan setelah maksimal 14 hari kita akan menerima uang ganti sebesar yang tercantum pada kuitansi dari pihak asuransi.

Perhatikan Metode Klaimnya

Bagi beberapa orang, langkah langkah di atas masih diakui sedikit membingungkan. Tapi pastikan lagi untuk memahaminya supaya kami beroleh fungsi berasal dari asuransi kesehatan yang kami punyai. Pada intinya, apapun jenis asuransi yang kamu gunakan, cobalah untuk memastikan dengan menanyakan terlebih dahulu tentang prosedur klaim asuransinya.

Akhir Kata

Nantikan kabar-berita viral lainnya yang akan kita sajikan dengan informasi yang terupdate juga terpercaya menurut berasal dari sumbernya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.