web hit counter Arteria Dahlan Dipolisikan Buntut Gaduh Sentilan soal Bahasa Sunda - idhealt.com

Arteria Dahlan Dipolisikan Buntut Gaduh Sentilan soal Bahasa Sunda

Politikus PDIP Arteria Dahlan dilaporkan ke polisi atas pernyataan dia yang menyinggung Jaksa Agung agar memecat seorang kepala kejaksaan tinggi karena berbahasa Sunda dalam rapat DPR.

idhealt.com – Politikus PDIP Arteria Dahlan dilaporkan ke polisi atas pernyataan dia yang menyinggung Jaksa Agung supaya memecat seorang kepala kejaksaan tinggi dikarenakan berbahasa sunda di dalam kedap DPR.

Pelaporan itu diadukan oleh Majelis Adat Sunda dengan perwakilan adat Minang dan sejumlah komunitas adat kesundaan ke Polda Jabar, Kamis (20/1).

“Iya, kita hari ini melaporkan saudara Arteria Dahlan, anggota DPR RI yang udah perlihatkan di dalam kabar yang viral di Youtube dan media sosial meminta mencopot kepala kejaksaan tinggi yang berbicara didalam kedap menggunakan bahasa Sunda,” kata Pupuhu Agung Dewan Karatuan Majelis Adat Sunda Ari Mulia Subagja Husein di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (20/1).

Ari mengungkapkan, pernyataan Arteria Dahlan yang disampaikan dalam rapat di Gedung DPR sudah menyakiti perasaan masyarakat Sunda.

“Ini menyakiti perasaan orang Sunda. Saudara-saudara kita dari daerah lain juga merasa tersinggung,” ucapnya.

Ari menyangkakan Arteria pada Pasal 32 UUD 1945 ayat 2 yang mana tiap-tiap warga negara harus memelihara bahasa tempat, bukannya melarang bahasa area.
Dan juga UU Nomor 5 Tahun 2017 mengenai Pemajuan Kebudayaan.

Lebih jauh Ari menuturkan, pernyataan kontroversial itu bisa saja dialami bukan cuman orang Sunda. Tapi juga suku lain di Indonesia.

“Hari ini bisa saja nasib jeleknya lagi menimpa orang Sunda diperlukan seperti itu. Tidak menutup mungkin di lantas hari suku bangsa lain bakal diperlakukan hal yang serupa,” cetusnya.

Sebelumnya, Arteria Dahlan meminta Jaksa Agung sehingga memecat oknum Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbahasa Sunda di dalam kedap. Hal itu dia sampaikan di dalam kedap Komisi III DPR dengan Jaksa Agung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/1).

“Ada kritik sedikit, Pak JA (Jaksa Agung), ada Kajati Pak, yang didalam kedap didalam raker itu ngomong pakai bahasa Sunda, ganti Pak itu,” kata Arteria.

Meski tak menyebut oknum Kajati dan moment kedap yang dimaksud, pernyataan Arteria selaku anggota Komisi III DPR itu kini berbuntut panjang. Protes mampir bukan saja berasal dari kelompok penduduk Sunda, tapi juga berasal dari internal Pdip.

Kelompok rakyat sipil yang mengatasnamakan Paguyuban Panglawungan Sastra Sunda (Pp-Ss) sudah mendesak PDIP jalankan pergantian antar waktu (Paw) atau mengganti Arteria di Komisi III DPR.

Pp-Ss menilai pernyataan Arteria sudah melukai penutur bahasa Sunda, apalagi penutur bahasa tempat lain. Pp-Ss risi pernyataan Arteria akan memberi persepsi buruk dan berpotensi mendiskriminasi bahasa tempat tertentu.

“Memohon kepada pimpinan PDIP untuk mengganti (Paw) Arteria Dahlan,” kata Ketua Pp-Ss Cecep Burdansyah di dalam keterangannya, Selasa (18/1).

Baca Juga :

Penutup

Terima kasih sudah membaca artikel ini hingga selesai. Jangan lupa untuk selalu membagikan web site ini kepada teman kalian semua dan selalu tetap konsisten  mengunjungi idhealt.com.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.