web hit counter Apa yang dimaksud dengan kebiri kimia? - idhealt.com

Apa yang dimaksud dengan kebiri kimia?

Salah satu cara melakukan kebiri kimia adalah dengan menyuntikkan zat anti-testosteron kepada pria.

DPR mengesahkan Perppu Nomor 1 tahun 2016 tentang perlindungan anak menjadi
undang-undang.

Di didalam undang-undang baru tersebut, salah satu sanksi bagi pelaku kekerasan seksual adalah kebiri kimia. Tetapi, apa yang dimaksud dengan kebiri kimia?

Untuk mengetahuinya saya menjumpai Nugroho Setiawan, dokter spesialis andrologi di Rumah Sakit Generik Pusat Fatmawati, Jakarta Selatan.

Apa yang dimaksud dengan kebiri kimia?

Kebiri kimia adalah penyuntikan zat anti-testosteron ke tubuh pria untuk turunkan kandungan hormon testosteron, yang lebih dari satu besar diproduksi sel lydig di didalam buah zakar.

“Testosteron tersebut adalah hormon yang berperan didalam bermacam manfaat, salah satunya faedah seksual. Artinya, hormon testosteron berpengaruh pada gairah seksual seorang pria dan menopang penis seorang pria bisa birahi,” kata dokter Nugroho.

Masuknya zat anti-testosteron ke di dalam tubuh, menurut dokter Nugroho, praktis mengakibatkan gairah seksual menurun.

  • DPR sahkan Perppu Perlindungan Anak menjadi undang-undang
  • Hukuman kebiri ‘bisa langsung diterapkan’
  • Jaksa Agung tegaskan hukuman kebiri diatur UU

Bagaimana cara kerja zat anti-testosteron?

 

Saat zat anti-testosteron disuntikkan ke dalam tubuh, zat tersebut akan memicu reaksi berantai di otak dan testis.


Kematian Yuyun, siswi SMP yang diperkosa dan dibunuh di Bengkulu, jadi salah satu pemicu penerbitan Perppu Bantuan Anak yang berisi sanksi kebiri kimia pada pelaku kekerasan seksual.

“Produksi testosteron 95%-Nya berasal berasal dari sel lydig di buah zakar pria. Pemicu supaya testosteron diproduksi adalah hormon luteinizing yang dikeluarkan kelenjar hypophysis anterior
di otak.

Nah, zat anti-testosteron membendung kelenjar di otak sehingga tidak memproduksi hormon pemicu produksi testosteron. Terkecuali tersebut ditekan, otomatis testis tidak memproduksi testosteron. Menjadi kait-mengait semuanya,” kata dokter Nugroho.

Apakah kebiri kimia akan berpengaruh selamanya?

Efek zat anti-testosteron cuman pas. Sebagaimana obat-obat kimia lainnya, zat anti-testosteron tergantung oleh batas selagi.

“Orang bisa saja beranggapan kebiri kimia sekali injeksi selesai, layaknya orang yang dikebiri secara fisik. Mereka harus memperoleh tetap-menerus,” kata dokter Nugroho.

Ada cara lain untuk melakukan kebiri kimia?

Tak hanya menyuntikkan zat antitestosteron ada cara lain lakukan kebiri kimia, yaitu mengimbuhkan obat Depo Provera yang biasa digunakan sebagai kontrasepsi perempuan.

Dokter Nugroho mengatakan dengan mengimbuhkan lebih banyak hormon perempuan ke tubuh pria, produksi hormone testosteron akan menurun dan kehilangan fungsinya.


Dampak kebiri kimia terhadap seorang pria lebih dari sekadar menurunnya gairah seksual.

“Depo Provera diberikan kepada orang yang, misalnya, miliki tumor di bagian kelenjar suprarenal supaya produksi hormon testosteronnya berlebihan.

Tetapi tersebut kan yang produksinya berlebihan. Jika orang dengan kandungan hormon testosteronnya normal, malah kami bikin sakit, tersebut yang menjadi kontradiksi,” kata dokter Nugroho.

  • Terdakwa pemerkosa dan pembunuh Yuyun dijatuhi hukuman mati
  • Tujuh terdakwa pemerkosaan siswi SMP di Bengkulu divonis 10 tahun penjara
  • Orang tua Yuyun minta pelaku pemerkosa anaknya dihukum seberat-beratnya

Bagaimana dampaknya?

Zat antitestosteron yang diberikan secara rutin kepada pria yang takaran testosteronnya normal diasumsikan bakal membuat penurunan gairah seksual pria itu. Akan namun, dampaknya lebih berasal dari tersebut.

Pasalnya, hormon testosteron berperan dalam berbagai fungsi tubuh, tak hanya fungsi seksual.


Efektivitas kebiri kimia terhadap pelaku kejahatan seksual dipertanyakan dokter spesialis andrologi.

”Penurunan hormon testosteron akan berpengaruh ke otak supaya situasi hati tidak nyaman, jadi pemarah. Lalu imbasnya ke kulit agar kulit jadi kering.

Otot sesudah itu mengecil, tulang jadi keropos. Orang tersebut juga akan benar-benar lemah, loyo,” kata dokter Nugroho.

Bagaimana efektivitas kebiri kimia?

Dokter Nugroho mengingatkan bahwa timbulnya gairah seksual tidak semata-mata disebabkan hormon testosteron.

”Ada pengalaman seksual yang pria alami, tersebut akan membangkitkan gairah. Lalu faktor kebugaran tubuh pria juga berpengaruh,” kata dokter Nugroho.

Hal ini diamini Wimpie Pangkahila, Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia.
Menurutnya, walaupun gairah seksual bisa ditekan, memori pengalaman seksual tidak bisa dihapus.

”Tidak pernah ada laporan yang tunjukkan bahwa kebiri kimia memang lebih memberi tambahan dampak jera pada pelaku kejahatan seksual dibandingkan sanksi lain yang memadai berat.

Gara-gara pengalaman seksual sebelumnya kan telah terekam di otak. Keinginan dia kan masih ada, terlepas berasal dari apakah dia bisa atau tidak,” kata Wimpie.

Gara-gara tersebut, menurutnya, langkah kebiri kimia pada pelaku kekerasan seksual masih dipertanyakan.

 

Penutup

Terima kasih sudah membaca artikel ini hingga selesai. Jangan lupa untuk selalu membagikan web site ini kepada teman kalian semua dan selalu tetap konsisten  mengunjungi idhealt.com.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.