web hit counter Apa Itu Trading Halt? - idhealt.com

Apa Itu Trading Halt?

idhealt.com – Mulai 11 Maret 2020, Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan trading halt selama 30 menit diberlakukan jika IHSG turun hingga 5 persen.

Apa Itu Trading Halt?

Trading halt adalah penghentian perdagangan selama 30 menit gara-gara Indeks Harga Saham Gabungan (Ihsg) turun didalam batas tertentu. Mulai 11 Maret 2020, Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Dampak Indonesia (Bei) menetapkan trading halt selama 30 menit diberlakukan jika IHSG turun sampai 5 %.

Hal itu bertujuan supaya pasar saham rehat sejenak dan laksanakan perhitungan, sekaligus menahan kejatuhan lebih di dalam. Sebelumnya, di dalam Surat Ketentuan Direksi BEI nomor
Kep-00366/Bei/05-2012 berkaitan Pedoman Penanganan Kelangsungan Perdagangan di BEI di dalam Suasana Darurat, dijelaskan trading halt berlaku jika IHSG turun di dalam batas 10%.

Di dalam poin 111.3.8., disebutkan bila berjalan kepanikan pasar di dalam jalankan transaksi jual dan atau beli agar sebabkan IHSG mengalami penurunan yang benar-benar tajam 10 %, maka berjalan trading halt 30 menit.

Kelanjutannya, jika pada akhirnya IHSG anjlok 15 %, maka BEI memberlakukan trading suspend setekah mendapat persetujuan berasal dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Forum Keuangan (Kini Ojk).

Semenjak pemberlakukan trading halt atau penghentian saat perdagangan selama 30 menit pada 11 Maret 2020, tercatat perdagangan di Bursa Pengaruh Indonesia (Bei) udah mengalami trading halt sebanyak 6 kali.

Semua trading halt itu berlangsung hanyalah di sepanjang Maret 2020, ketika IHSG tengah berada di level terbawah.

BACA JUGA :

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi menyampaikan penerapan kebijakan trading halt lumayan berhasil menghindar harga saham tidak turun lebih di dalam dikarenakan adanya panic selling atau tekanan jual oleh para investor.

Menurutnya, kebijakan ini memberi waktu bagi investor untuk lebih rasional memperhatikan pertumbuhan pasar. “Hal ini terlihat sehabis auto halting 30 menit, IHSG tidak turun lebih didalam apalagi di lebih dari satu hari justru berbalik jadi lebih baik atau mengalami kenaikan,” paparnya.

Sesudah itu, hingga kapan skema trading halt bila IHSG turun 5 % diterapkan?
Direktur Perdagangan dan Evaluasi Anggota Bursa Bursa Pengaruh Indonesia (Bei) Laksono Widodo mengatakan belum akan mengubah sejumlah kebijakan yang dikeluarkan di sedang penyebaran pandemi Covid-19.

“Nanti akan dikembalikan apabila suasana diakui normal. Saat ini belum. Menjadi, masih berlaku hingga pengumuman berikutnya,” jelasnya kepada Usaha, Rabu (20/5/2020). Oleh gara-gara itu, hingga saat ini trading halt yang berlaku adalah jika IHSG turun 5 prosen, bukan seperti di aturan sebelumnya sebesar 10%.

Akhir Kata

Semoga info diatas bisa membantu dan bermanfaat bagi kalian semua yang sudah membacanya. Terima kasih sudah membaca artikel ini hingga selesai.

Dan jangan lupa untuk tetap konsisten mengunjungi website ini dan jangan lupa bagikan website ini kepada kerabat, sobat, teman kalian dan ikuti terus idhealt.com supaya tidak ketinggalan info terbaru lainnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.